APA ITU MISOPHONIA??

Oleh : Reyna Ummay A.

Ketika anda sedang makan atau bermain dan mendengar suara yang membuat anda tidak nyaman, bahkan kesal, bisa jadi anda mengalami suatu keadaan yang disebut MISOPHONIA. MISOPHONIA ini berasal dari bahasa Yunani, miso berarti benci, dan phon berarti suara, sehungga jika diartikan secara harfiah MISOPHONIA berarti benci akan suara.

Misophonia adalah kondisi di mana seorang bereaksi lebih terhadap suatu suara spesifik, dan menimbulkan respon otomatis ( fight of response ). Tidak ada peristiwa khusus, yang mendasari, MISOPHONIA bisa terjadi tiba-tiba dan begitu saja. Tetapi mereka yang mengalami MISOPHONIA biasanya tidak terganggu dengan suara-suara tersebut jika suara itu mereka ciptakan sendiri. Suara yang menjadi pemicu bagi penderita MISOPHONIA adalah;

1. Suara seseorang saat makan atau mengunyah,

2. Suara mendecaknya lidah,

3. Suara seseorang memainkan pulpen (pen clicking sound),

4. Suara detak jam,

5. Suara berfrekuensi rendah,

6. Suara langkah kaki,

7. Suara bersiul,

8. Suara yang berasal dari kantung plastik,

9. Suara anjing menggonggong.

Reaksi yang ditimbulkan bisa berupa perasaan tidak nyaman, stres, gugup, marah, frustasi, takut, merasa kesal, panik, menjadi tidak sabaran, dan merasa tertekan atau terjebak dalam situasi yang buruk. MISOPHONIA ini memiliki dampak bagi penderitanya yaitu;

1. Jika berada di keramaian, dapat menyebabkan rasa tidak nyaman karena memungkinkan penderita mendengar suara yang tidak mereka sukai,

2. Bisa menghindari acara makan bersama atau terpisah dari keluarga dan kerabat serta mengurung diri juga tidak ingin terlibat acara sosial apapun.

3. Jika dibiarkan, penderita Misophonia dapat mengalami depresi.

4. Dampak yang lebih parah adalah penderita dapat menyerang seseorang yang menghasilkan suara yang membuat penderita tidak nyaman.

Pada umumnya Phobia tidak bisa disembuhkan atau dihilangkan namun dapat diredakan. MISOPHONIA ini termasuk pada Phobia yang hanya dapat diredakan. Salah satu cara meredakannya dengan memfokuskan pandangan dan pikiran terhadap satu hal. Karena dengan hanya menutup telinga saja tidak cukup untuk meredakan MISOPHONIA. Dengan cara tersebut secara otomatis pikiran akan menuju ke suatu titik dan suara yang diphobiakan tidak akan terdengar lagi.

Sekian tips kali ini semoga dapat bermanfaat untuk anda yang mengalami Misophonia ataupun tidak.

Dikirimkan di TIPS

Tinggalkan komentar