“SANKSI APIK NAN MENDIDIK”

oleh: Zulfatun Salsabilla

Setiap sekolah pasti berusaha membiasakan dan melatih siswanya untuk disiplin. Salah satu perilaku disiplin yaitu dengan datang tepat waktu setiap pagi sebelum bel sekolah berbunyi. Biasanya dalam rangka tercapainya tujuan di atas, setiap sekolah akan memberlakukan sanksi – sanksi untuk mendidik sekaligus memberikan efek jera terhadap siswa yang datang terlambat. Adapun sanksi yang biasanya diberikan dapat berupa hukuman membersihkan lingkungan sekolah atau bahkan sanksi yang melibatkan hukuman fisik seperti push up, sit up dan sebagainya. Tetapi ada yang berbeda di SMP N 2 Adiwerna, mulai tahun ajaran baru 2019 / 2020 semua sanksi yang melibatkan fisik dihapuskan. Hal itu bermaksud untuk mendukung program “Sekolah Ramah Anak” yang dicetuskan oleh pemerintah. Adapun sanksi – sanksi tersebut digantikan dengan sanksi lain yang dinilai lebih efektif dan juga mendidik yaitu dengan memberlakukannya sanksi berupa hafalan juz Amma bagi siswa yang masih datang terlambat.

Selain ramah anak, sanksi tersebut dinilai dapat membantu terwujudnya salah satu visi dari SMP N 2 Adiwerna untuk mencetak lulusan yang bertaqwa pada agama.

Meski sanksi tersebut terkesan sepele dan mudah, tetapi sanksi tersebut cukup memberikan dampak positif terhadap anak – anak yang datang terlambat setelah bel berbunyi. Bukan karena siswa jera diberikan sanksi berupa hafalan Juz Amma, tetapi siswa cenderung merasa malu jika datang terlambat lagi. Pasalnya selain dikenakan sanksi menghafal surat pendek yang ada pada Juz Amma , siswa yang terlambat juga diberikan pembinaan serta diminta berjanji untuk bisa lebih disiplin dan tidak lagi datang terlambat.

Hal tersebut dapat dilihat dari semakin berkurangnya intensitas siswa yang datang terlambat setiap harinya.

Menurut penulis sanksi yang saat ini berlaku di SMP N 2 Adiwerna lebih baik dari pada sanksi yang melibatkan fisik atau sanksi yang sifatnya sedikit keras. Berdasarkan pengamatan penulis, siswa cenderung akan lebih memahami sesuatu dengan cara lembut dibandingkan dengan suatu hal yang disampaikan dengan kekerasan secara verbal maupun non verbal.

Dengan demikian, sanksi apik ini sangat cocok diterapkan sebagai salah satu media dalam rangka pembelajaran siswa menjadi lebih baik dan disiplin.

Mari kita dukung gerakan disiplin di sekolah ini, dengan senantiasa taat dan patuh pada semua peraturan sekolah kita. Karena ujung keberhasilan adalah pada kedisiplinan kita. Sukses untuk kita semua!!!

“HIDUP DISIPLIN!!!”


Tinggalkan komentar